Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Kemitraan Konservasi Antara BTNGR dan Kelompok Tani Hutan

NTB PROV

Kemitraan Konservasi merupakan bentuk kolaborasi pengelolaan hutan bersama antara Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dengan masyarakat setempat berdasarkan prinsip saling menghargai, saling percaya dan saling menguntungkan.

Pada hari ini, Kamis 16 Desember 2021 bertempat di Aula Dewi Anjani, Balai Taman  Nasional Gunung Rinjani bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Inget Temurun Desa Batu Rakit Kecamatan Bayan Lombok Utara dan KTH Gawah Gantar Desa Sajang Kecamatan Sembalun Lombok Timur melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Kemitraan Konservasi pemberian akses pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di zona tradisional.

Luas area kemitraan konservasi yang dikerjasamakan bersama KTH Inget Temurun seluas 19, 474 ha dan KTH Gawah Gantar seluas 170 ha.

Jenis HHBK yang dimanfaatkan KTH Inget Temurun antara lain Rotan, Madu Hutan dan pakis, sedangkan KTH Gawah Gantar pakis, rumput, kemiri, nangka, alang-alang, akar wangi dan madu hutan.

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Kemitraan Konservasi ini disaksikan oleh Kepala Desa Batu Rakit, Kepala Desa Sajang, Camat Bayan, Camat Sembalun, Kepala Bappeda Lombok Utara, Kepala Bappeda Lombok Timur, Kepala SPW I dan SPW II.

Dalam sambutannya Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Dedy Asriady, S.Si. MP. menyatakan Kemitraan Konservasi merupakan solusi penanganan kawasan berbasis masyarakat ditingkat tapak melalui pemberian akses legal pemanfaatan  HHBK.
Harapan kedepan Rinjani dapat selalu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sekitar.

Bappeda Lombok Timur yang diwakili Lalu Rizal Ashadi berharap kemitraan konservasi menjadi solusi bersama pemanfaatan hutan bagi masyarakat Desa Sajang dan HHBK yg dihasilkan dpt menyempurnakan wisata daerah Sembalun. Sinergitas bersama sangat diperlukan utk meningkatkan daya saing NTB. 

Disamping itu Kepala Bappeda Lombok Utara, Parihin, S.Sos. juga menyatakan bahwa pemanfaatan rotan untuk bahan pembuatan Sulung (nampan) yang dilakukan masyarakat Batu Rakit memiliki potensi besar usaha ekonomi. Selain itu beliau mengajak para pihak untuk turut serta menjaga hutan Taman Nasional Gunung Rinjani.
 

#Perjanjian kerjasama kemitraan


Taman Nasional Gunung Rinjani © 2022 All Rights Reserved. Code by Sasambo Developer

Jl. Dr. Soedjono, Jl. Lingkar Selatan, Jempong Baru, Kec. Sekarbela, Kota Mataram,
Nusa Tenggara Barat 83361

7.30 AM - 4:00PM