Efektivitas Pengelolaan TNGR dengan METT
Efektivitas pengelolaan di lapangan merupakan elemen kunci dari suksesnya pencapaian agenda pembangunan konservasi sumber daya alam dan ekosistem di Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut Balai Besar Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) pada tanggal 29 November 2022 telah melaksanakan kegiatan penilaian (assessment) dalam rangka menilai sejauh mana pengelola kawasan telah secara efektif dikelola sejalan dengan nilai-nilai penting kawasan dan tujuan pengelolaan yang telah ditetapkan pada saat kawasan ini ditunjuk.
Dalam sambutannya kepala Balai TNGR menyampaikan, sangat penting melakukan penilaian efektivitas pengelolaan kawasan, untuk mengetahui sejauh mana pencapaian atas kerja-kerja selama ini.Namun yang lebih penting lagi adalah bagaimana melaksanakan hasil rekomendasi yang disusun secara bersama-sama demi meningkatkan efektivitas pengelolaan TNGR kedepannya.
Penilaian ini dihadiri oleh kurang lebih 33 peserta secara luring dan 15 orang secara daring yang terdiri dari Pejabatan Eselon III dan IV lingkup Balai TNGR, Kepala Resort, Pokja Pengamanan dan perlindungan, Pokja Kehati, Pokja Perlengkapan dan Rumah Tangga, Pokja Perencanaan dan Kerjasama,Pokja Evaluasi dan Kehumasan, Pokja Keuangan dan Pokja Kepegawaian dan Umum lingkup TNGR. Kegiatan ini dipandu oleh fasilitator dari TNGR. Beberapa kategori yang dinilai antara lain, profil kawasan, input, planning, proses, output dan outcome yang masing-masing didalamnya terdapat score yang harus dipilih berdasarkan kondisi kawasan
Instrumen/alat penilaian yang digunakan adalah METT (Management Effectiveness Tracking Tool) merupakan perangkat yang digunakan untuk mengevaluasi secara mandiri (self assessment). METT dipilih karena metoda ini dibuat untuk menilai kawasan konservasi pada level site/ lokal/ lapangan, sehingga memungkinkan staf/ petugas dari suatu kawasan konservasi menjawab pertanyaan-pertanyaan pada METT. Hal ini disebabkan METT dibuat sedemikian rupa sehingga mudah untuk diaplikasikan dan dijawab oleh para pengelola kawasan, tanpa perlu melakukan tambahan penelitian khusus.
Adapun hasil dari penilaian efektivitas pengelolaan TNGR di tahun 2022 adalah 79% atau meningkat 8% dibandingkan tahun 2021 dengan nilai 71%.
#METT
Announcement TNGR
Show AllPengumuman Pembukaan Kembali Kunjungan Wisata Alam TNGR 2025
byAdminweb / 14 Aug 2025
News TNGR
Show AllPenanganan kebakaran hutan di kawasan Bukit Setampol
byAdminweb / 28 Sep 2026
Jalur Pendakian Torean Ditutup Sementara
byAdminweb / 23 Sep 2026
Kebakaran Terjadi di Gunung Rinjani Kawasan Setampol
byAdminweb / 23 Sep 2026
Upaya Mitigasi TO Guide dan Porter Dilengkapi APAR
byAdminweb / 11 Sep 2026
Rinjani Dibuka Secara Terbatas
byAdminweb / 01 Sep 2026









