Rinjani Dibuka Secara Terbatas
Dalam rangka pencegahan kebakaran hutan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menyampaikan bahwa mulai 1 September 2026, kegiatan wisata alam di Taman Nasional Gunung Rinjani dibuka secara terbatas.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan Nomor SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/08/2026 tentang Penutupan Sementara dan Pembukaan Secara Terbatas Wisata Pendakian Gunung dalam rangka pencegahan kebakaran hutan.
Pembukaan secara terbatas mencakup kegiatan wisata pendakian, ritual, religi, budaya, sosial, dan penelitian.
Perlu diperhatikan Selama periode pembukaan terbatas:
• Pengamanan dan pengawasan kawasan akan diperketat.
• Patroli dan pengendalian akses akan ditingkatkan.
• Pemeriksaan barang bawaan yang berpotensi menjadi sumber api akan dilakukan.
• Penggunaan api secara sembarangan dilarang.
• Kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan diperkuat bersama para pihak.
Layanan booking online melalui aplikasi eRinjani dihentikan sementara mulai 1 September 2026 hingga kondisi risiko kebakaran dinyatakan aman untuk pembukaan kembali.
"Booking yang telah dilakukan dan dibayar sebelum tanggal tersebut tetap dapat dilayani sesuai ketentuan yang berlaku".
Status pembukaan selanjutnya akan ditetapkan berdasarkan tingkat risiko kebakaran, perkembangan musim kemarau, serta eskalasi kejadian kebakaran hutan dan lahan di kawasan TN Gunung Rinjani, dengan evaluasi dilakukan secara berkala.
#tngr
Announcement TNGR
Show AllPenjelasan Produk Asuransi Salingjaga Kebajikan TN Gunung Rinjani
by- / 03 Feb 2026
Pengumuman Pembukaan Kembali Kunjungan Wisata Alam TNGR 2025
byAdminweb / 14 Aug 2025
News TNGR
Show AllRinjani Dibuka Secara Terbatas
byAdminweb / 01 Sep 2026
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
byAdminweb / 01 Sep 2026
Waspadai Api Di Jalur Pendakian Pada Musim Kemarau
byAdminweb / 14 Aug 2026
Kebakaran di Plawangan Sembalun Berhasil Dikendalikan
byAdminweb / 12 Aug 2026







