Seorang pendaki ritual mengalami kecelakaan di sekitar Kebun Jeruk, Jalur Pendakian Torean

NTB PROV

Senin malam (27/7), ketika sebagian besar kawasan Rinjani mulai diselimuti gelap, sebuah laporan darurat masuk ke Balai Taman Nasional Gunung Rinjani. Seorang pendaki ritual dilaporkan mengalami kecelakaan di sekitar Kebun Jeruk, Jalur Pendakian Torean.

Koordinasi segera dilakukan Asuransi Syariah Kita Bisa melalui Tim Emergency Medical Health Center (EMHC), Basarnas Mataram, TNI, Polri, Unit SAR Lombok Timur, porter, relawan, serta petugas Balai Taman Nasional Gunung Rinjani bergerak menjadi satu kesatuan. Menembus malam, menyusuri jalur terjal, dan menghadapi medan yang tidak mudah, mereka membawa satu tujuan yang sama: menjalankan misi kemanusiaan.

Berjam-jam perjalanan ditempuh hingga akhirnya pada Selasa (28/7), korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa turun melalui Jalur Pendakian Torean sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Di balik operasi yang panjang itu, tersimpan kerja sama, ketangguhan, dan dedikasi dari banyak tangan yang bekerja tanpa pamrih.

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

Kami juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang telah menunjukkan profesionalisme dan semangat kemanusiaan dalam setiap langkah operasi penyelamatan. Di balik seragam yang dikenakan, ada kepedulian. Di balik setiap medan yang dilalui, ada tekad untuk tidak pernah menyerah.

Musibah ini mengingatkan kita bahwa gunung adalah ruang belajar tentang kerendahan hati.

Keindahannya harus selalu diiringi dengan kesiapan, kepatuhan terhadap prosedur, dan rasa hormat terhadap alam.

#kecelakaan
#tngr
#pendakian rinjani


Taman Nasional Gunung Rinjani © 2026 All Rights Reserved.

Jl. Dr. Soedjono, Jl. Lingkar Selatan, Jempong Baru, Kec. Sekarbela, Kota Mataram,
Nusa Tenggara Barat 83361

7.30 AM - 4:00PM